Makalah Biogeografi
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Biogeografi adalah ilmu yang mempelajari penyebaran organisme di muka bumi. Organisme
yang dipelajari mencakup organisme yang masih hidup dan organisme yang sudah
punah.
Dalam biogeografi dipelajari bahwa penyebaran organisme dari suatu tempat
ke tempat lainnya melintasi berbagai faktor penghalang. Faktor-faktor
penghalang ini menjadi pengendali penyebaran organisme. Faktor penghalang yang
utama adalah iklim dan topografi. Selain itu, faktor penghalang reproduksi dan endemisme
menjadi pengendali penyebaran organisme.
Akibat dari hal tersebut di atas maka di permukaan bumi ini terbentuk
kelompok-kelompok hewan dan tumbuhan yang menempati daerah yang berbeda-beda.
Sebagai contoh bunga sakura tumbuh di Jepang, bunga tulip di Belanda, kera
bekantan hidup di Kalimantan, burung maleo di Sulawesi dan Maluku. Sehingga
tanaman dan hewan menjadi ciri khas pada suatu daerah di belahan bumi. Tanaman
nanas yang berasal dari Amerika Utara tumbuh subur di Hawaii dan di Asia. Pohon
bambu banyak yang hidup di sekitar Asia Barat. Luas daerah yang dapat ditempati
tumbuhan maupun hewan, berkaitan dengan kesempatan
dan kemampuan mengadakan penyebaran. Biogeografi mempelajari
penyebaran hewan maupun tumbuhan di permukaan bumi. Ilmu yang mempelajari
peyebaran hewan di permukaan bumi disebut zoogeografi.
Penyebaran hewan berdasarkan luas cakupannya dapat dibedakan menjadi
cakupan geografis, cakupan geologis, dan cakupan ekologis. Cakupan geografis
yaitu daerah penyebarannya meliputi daratan dan sistem perairan. Cakupan
geologis, yaitu keadaan daratan dan lautan di masa lampau. Cakupan ekologis
adalah daerah penyebarannya dengan kondisi lingkungan yang sesuai.
Faktor-faktor yang mempengaruhi biota tersebut adalah adanya tekanan dari
individu lain yang mendominasi
suatu tempat tertentu. Faktor lain adanya kompetisi, predator, penyakit,
kekurangan persediaan makanan, perubahan musim dan kurangnya tempat untuk
berlindung.
Penyebaran hewan dari protozoa sampai mamalia sebagian terjadi secara
dinamis. Penyebaran secara dinamis artinya hewan melakukan penyebaran oleh
dirinya sendiri. Faktor luar yang mempengaruhi penyebaran hewan maupun tumbuhan
dan biasanya menghambat dinamakan “barier”
atau “sawar”. Sawar ini
dapat dibedakan menjadi sawar fisik, sawar iklim, dan sawar biologis.
Sawar fisik air menjadi penghambat penyebaran hewan darat dan sebaliknya
sawar fisik darat menjadi penghambat penyebaran hewan air. Misalnya katak tidak
apat hidup pada air asin. Jadi salinitas merupakan penghambat bagi penyebaran
hewan katak. Adapun luas benua menjadi hambatan bagi penyebaran hewan air.
Sawar iklim seperti temperatur rata-rata, musim, kelembapan, kuat lemahnya
penyinaran serta lamanya peyinaran sinar matahari. Sedangkan sawar biologis
adalah tidak adanya makanan, adanya predator, competitor, pesaing atau adanya
penyakit. Penyebaran suatu jenis serangga dibatasi penyebarannya oleh jenis
tanaman sebagai makanan, tempat berlindung, dan tempat untuk reproduksi. Pada
kenyataannya, ketiga jenis sawar tersebut bekerja secara terpadu untuk
mempengaruhi atau menghambat penyebaran suatu biota. Hal lain yang dapat
menghambat penyebaran biota adalah rendahnya toleransi terhadap kondisi faktor
lingkungan yang maksimum atau minimum. Hukum toleransi minimum Liebig yang
menyatakan bahwa ketahanan makhluk hidup disebabkan oleh adanya faktor esensil
tetapi berada dalam kondisi yang minimum dan individu tersebut memiliki daya
toleransi yang rendah untuk dapat beradaptasi. Bintang laut hidup pada berbagai
kadar garam tetapi bintang laut hanya dapat berkembangbiak pada air yang kadar
garamnya sangat rendah.
B.
Tujuan
Dari latar belakang masalah yang akan
dibahas dalam makalah ini, maka dapat pula kita simpulkan beberapa tujuan dari
pembuatan makalah ini, yaitu
menegtahui komponen komponen yang mempengaruhi persebaran Biogeografi (Flaura
Fauna )
BAB
II
LANDASAN
TEORI
Persebaran
organisme sangat dipengaruhi oleh Iklim, karena iklim adalah faktor utama yang
menentukan tipe tanah dan tipe tumbuhan yang tumbuh di daerah tersebut. begitu pula
dengan tumbuhan yang hidup di suatu daerah akan mempengaruhi jenis fauna dan
mikroorganisme yang dapat hidup di
sekitarnya. sebenarnya iklim sangat bergantung pada matahari. matahari
berfungsi sebagai pengatur temperature dan intensitas cahaya bagi kehidupan
yang ada di bumi.
Kelembaban juga
mempengaruhi persebaran organisme yang ada di permukaan bumi. kelembaban
sendiri juga dipengaruhi oleh temperatur dan cahaya matahari. curah hujan juga
ikut mempengaruhi persebaran organisme
di muka bumi, semakin banyak curah hujan dan semakin tinggi temperature maka
semakin banyak pula organisme baik flora maupun faunanya. jadi iklim merupakan
factor terpenting pembentuk daerah-daerah biogeografi.
Berikut adalah
daerah-daerah biogeografi yang ada di dunia dengan berbagai kekhasannya :
a.
Oriental
wilayah yang
termasuk ke dalam wilayah oriental adalah Daerah Asia bagian selatan pegunungan
Himalaya, India, Sri Langka, Semenanjung Melayu, Sumatera, Jawa, Kalirnantan,
Sulawesi, dan Filipina.
Misalnya:
Siamang, Orang utan, Gajah, Badak, burung Merak.
b.
Australia
Yang termasuk
ke dalam wilayah Australia adalah Australia Irian, Selandia Baru, dan kepulauan
di Samudera Pasifik.
Misalnya: Semua
Monotremata, Marsupialia (mammalia tidak berplasenta/mammalia berkantung),
Rodentia, Kelelawar, burung Kaswari, burung Cenderawasih, jenis-jenis burung
Kakaktua, ikan Paru-paru Australia dan burung Kiwi.
c.
Neotropik
wilayahnya
yaitu Amerika Selatan, Tengah, Meksiko dan Hindia Barat.
Misalnya: Armadillo, kelelawar Vampire, burung Kolibri.
Misalnya: Armadillo, kelelawar Vampire, burung Kolibri.
d.
Neartik
Yang termasuk
ke dalam wilayah neartik yaitu Amerika Utara dari dataran tinggi Meksiko sampai
kawasan kutub utara dan Greenland.
Misalnya:
Kambing gunung, Karibon, tikus air (Beaves), reideer, dan pelikan.
e.
Paleartik
Eurasia sebelah
selatan ke Himalaya, Afghanistan, Iran dan Afrika bagian utara dari gurun
Sahara.
Misalnya:
Landak, Babi hutan dan Rusa kecil.
f.
Ethiopia
Afrika,
Madagaskar dan pulau-pulau sekitar Afrika
Misalnya: Gajah
Afrika, Gorilla, Simpanse, Badak Afrika, Singa, Kuda Nil, Zebra, Jerapah,
Burung unta.
1.
Biogeografi Sejarah
Menekankan terutama pada sejarah
evolusi (perkembangan) dari kelompok-kelompok organisme. Dari mana mereka
berasal ? Bagaimana mereka menyebar ? Bagaimanakah distribusinya pada masa
sekarang dapat menjelaskan kepada kita tentang sejarahnya masa lalu ?
2. Biogeografi Ekologi
Memusatkan padainteraksi organism pada saat ini dengan lingkungan fisik
dan interaksi satu sama lainnya serta untuk memahami bagaimana
hubungan-hubungan ini mempengaruhi di mana spesies dan takson yang lebih luar
ditemukan pada masa sekarang.
Komponen-Komponen Yang Mempengaruhi
Persebaran Tumbuhan Dan Hewan Di Permukaan Bumi
1. Faktor Lingkungan
Salah satu
faktor yang sangat menentukan adanya perbedaan jenis-jenis makhluk hidup yang
tinggal disuatu tempat di permukaan bumi ini adalah lingkungan dimana makhluk
hidup itu hidup. Lingkungan hidup ini termasuk lingkungan abiotik,
misalnya, tanah, air dan iklim di tempat itu. Iklim, pada hakekatnya terdiri
dari temperature dan curah hujan. Sedangkan temperature , terutama tergantung
dari banyaknya sinar matahari yang diterima. Selain lingkungan abiotik adapula
lingkungan biotic yang juga sngat besar pengaruhnya, contoh, binatang tertentu
memerlukan tumbuhan tertentu untuk makanannya, sedangkan tumbuhan tumbuhan itu
memerlukan kondisi lingkungan abiotik tertentu untuk bisa hidup. Jadi,
linhkungan dengan kondisi tertentu menentukan jenis tumbuhan maupun hewan yang
hidup di wilayah tersebut.
2. Faktor Abiotik
a. Iklim
Faktor
iklim termasuk di dalamnya keadaan suhu, kelembaban udara dan angin sangat
besar pengaruhnya terhadap kehidupan setiap mahluk di dunia. Faktor suhu udara
berpengaruh terhadap berlangsungnya proses pertumbuhan fisik tumbuhan. Sinar
matahari sangat diperlukan bagi tumbuhan hijau untuk proses fotosintesa.
Kelembaban udara berpengaruh pula terhadap pertumbuhan fisik tumbuhan.
Sedangkan angin berguna untuk proses penyerbukan. iklim yang berbeda-beda pada
suatu wilayah menyebabkan jenis tumbuhan maupun hewannya juga berbeda.contohnya
: Tanaman di daerah tropis, banyak jenisnya, subur dan selalu hijau sepanjang
tahun karena bermodalkan curah hujan yang tinggi dan cukup sinar matahari.
berbeda dengan tanaman yang berada di daerah tundra.
1. Suhu
Kodisi
suhu udara sangat berpengaruh terhadap tumbuh-tumbuhan dan hewan, karena jenis
spesies tertentu memiliki persyaratan suhu lingkungan yang ideal atau suhu
optimum bagi kehidupannya, serta batas suhu maksimum dan minimum untuk tumbuh
yang dinamakan tolerensi spesies terhadap suhu. Suhu bagi tumbuh-tumbuhan
merupakan faktor pengontrol bagi persebarannya sesuai dengan letak lintang,
ketinggian dan sebagainya. Penamaan habitat tumbuhan biasanya sama dengan
nama-nama wilayah berdasarkan lintang buminya, seperti vegetasi hutan tropik, vegetasi
lintang sedang, dan sebagainya.
2. Kelembaban
udara
Kelembaban
berpengaruh langsung terhadap kehidupan tumbuhan. Ada tumbuhan yang sangat
cocok hidup di daerah kering, daerah lembab bahkan ada yang dapat hidup di
daerah yang sangat basah. Berdasarkan tingkat kelembaban lingkungan habitatnya,
dunia tumbuhan dapat dikelompokkan sebagai berikut:
a.
Xerophyta
(Xerofit), yaitu tumbuhan yang sangat tahan terhadap lingkungan kering atau
kondisi kelembaban udara yang sangat rendah, misalnya kaktus.
b.
Mesophyta
(Mesofit), yaitu tumbuhan yang sangat cocok hidup di lingkungan yang lembab
tetapi tidak basah, seperti anggrek dan cendawan
c.
Hygrophyta
(Higrofit), yaitu tumbuhan yang sangat cocok hidup di daerah basah, seperti
teratai, eceng gondok, dan selada air
d.
Tropophyta
(Tropofit), yaitu jenis tumbuh-tumbuhan yang mampu beradaptasi terhadap
perubahan musim hujan dan musim kemarau. Tropophyta merupakan tumbuhan khas
iklim muson tropik. Kaktus Anggrek Lotus Cendawan/jamur
3. Angin
Angin
sangat membantu dalam proses penyerbukan atau pembuahan beberapa jenis
tumbuhan, sehingga proses regenerasi tumbuhan dapat berlangsung. Bahkan ada
tumbuhan tertentu yang penyebaran benihnya dilakukan oleh angin. Contohnya,
ilalang atau sejenis rumput-rumputan.
4. Curah hujan
Untuk
memenuhi kebutuhan akan air, tumbuh-tumbuhan sangat tergantung pada curah hujan
dan kelembaban udara. Banyak sedikitnya jumlah curah hujan di suatu tempat akan
membentuk karakter yang khas bagi formasi-formasi vegetasi di muka bumi.
Kekhasan jenis-jenis vegetasi, dapat mengakibatkan adanya hewan-hewan yang khas
pada lingkungan vegetasi tertentu, karena tunbuh-tumbuhan merupakan produsen
yang menyediakan makanan bagi hewan. Misalnya, di daerah padanh rumput akan
terdapat hewan khas seperti kijang, biri-biri, dan sapi, sedangkan hewan
pemangsanya adalah singa dan harimau.
b.
Keadaan tanah
Perbedaaan
jenis tanah, seperti pasir, aluvial, dan kapur serta jumlah zat mineral yang
terkandung dalam humus mempengaruhi jenis tanaman yang tumbuh. Keadaan tekstur
tanah berpengaruh pada daya serap tanah terhadap air. Suhu tanah berpengaruh
terhadap pertumbuhan akar serta kondisi air di dalam tanah. Di daerah tropis
akan hidup berbagai jenis tumbuhan, sedangkan di daerah gurun atau bersalju
hanya akan hidup tumbuhan tertentu. Tumbuhan kaktus salah satu tumbuhan yang
mampu beradaptasi dengan kondisi iklim dan keadaan tanah di gurun pasir.
Perbedaan jenis tanah menyebabkan perbedaan jenis dan keanekaragaman tumbuhan
yang dapat hidup di suatu wilayah. Contohnya: di Nusa Tenggara jenis hutannya
adalah Sabana karena tanahnya yang kurang subur.
c. Air
Air
mempunyai peranan yang penting bagi pertumbuhan tumbuhan karena dapat
melarutkan dan membawa makanan yang diperlukan bagi tumbuhan dari dalam tanah.
Adanya air tergantung dari curah hujan dan curah hujan sangat tergantung dari
iklim di daerah yang bersangkutan. Keadaan tekstur tanah berpengaruh pada daya
serap tanah terhadap air. Suhu tanah berpengaruh terhadap pertumbuhan akar
serta kondisi air di dalam tanah. Jenis flora di suatu wilayah sangat
berpengaruh pada banyaknya curah hujan di wilayah tersebut. Flora di daerah
yang kurang curah hujannya keanekaragaman tumbuhannya kurang dibandingkan
dengan flora di daerah yang banyak curah hujannya. Contohnya: di daerah gurun,
hanya sedikit tumbuhan yang dapat hidup, contohnya adalah pohon Kaktus dan
tanaman semak berdaun keras. Di daerah tropis banyak hutan lebat, pohonnya
tinggi-tingi dan daunnya selalu hijau.
d. Tinggi Rendah
Permukaan Bumi
Permukaan
bumi terdiri dari berbagai macam relief , seperti pegunungan, dataran rendah,
perbukitan dan daerah pantai. Perbedaan tinggi-rendah permukaan bumi
mengakibatkan variasi suhu udara. Variasi suhu udara mempengaruhi
keanekaragaman tumbuhan . Hutan yang terdapat di daerah pegunungan banyak
dipengaruhi oleh ketinggian tempat. Faktor ketinggian permukaan bumi umumnya
dilihat dari ketinggiannya dari permukaan laut . Semakin tinggi suatu daerah
semakin dingin suhu di daerah tersebut. Demikian juga sebaliknya bila lebih rendah
berarti suhu udara di daerah tersebut lebih panas. Oleh sebab itu ketinggian
permukaan bumi besar pengaruhnya terhadap jenis dan persebaran tumbuhan. Daerah
yang suhu udaranya lembab, basah di daerah tropis, tanamannya lebih subur dari
pada daerah yang suhunya panas dan kering.
3. Faktor Biotik
a. Makhluk Hidup
Makhluk
hidup seperti manusia dan hewan dan tumbuhan memiliki pengaruh yang cukup besar
dalam persebaran tumbuhan. Terutama manusia dengan ilmu dan teknologi yang
dimilikinya dapat melakukan persebaran tumbuhan dengan cepat dan mudah. Hutan
kota merupakan jenis hutan yang lebih banyak dipengaruhi oleh faktor biotik,
terutama manusia. manusia juga mampu mempengaruhi kehidupan fauna di suatu
tempat dengan melakukan perlindungan atau perburuan binatang. Hal ini
menunjukan bahwa faktor manusia berpengaruh terhadap kehidupan flora dan fauna
di dunia ini. Contohnya: daerah hutan diubah menjadi daerah pertanian,
perkebunan atau perumahan dengan melakukan penebangan, reboisasi,atau pemupukan.
Selain
itu faktor hewan juga memiliki peranan terhadap Persebaran tumbuhan flora.
Peranan faktor tumbuh-tumbuhan adalah untuk menyuburkan tanah. Tanah yang subur
memungkinkan terjadi perkembangan kehidupan tumbuh-tumbuhan dan juga
mempengaruhi kehidupan faunanya. hewan juga memiliki peranan terhadap
Persebaran tumbuhan flora. contohnya: serangga dalam proses penyerbukan,
kelelawar, burung, tupai membantu dalam Persebaran biji tumbuhan. Peranan
faktor tumbuh-tumbuhan adalah untuk menyuburkan tanah. Tanah yang subur
memungkinkan terjadi perkembangan kehidupan tumbuh-tumbuhan dan juga
mempengaruhi kehidupan faunanya.
4. Faktor sejarah
Faktor
sejarah yang dimaksud disini adalah sejarah geologi. Dulu, (200 juta tahun yang
lalu), hanya ada satu benua, kemudian benua itu retak dan bergeser. Pergeseran
tiu berlangsung secara lambat dan akhirnya terjadilah lima benua seperti yang
kita alami sekarang ini yang berlangsung kira-kira dalam waktu 135 juta tahun.
Jadi pergeseran dimulai pada zaman Mesozoikum sampai awal Cenozoikum
hingga bentuknya yang sekarang. Pada zaman itu bumi telah dihuni oleh berbagai
jenis ikan, reptile, burung sampai binatang-binatang menyusui serta hewan atau
tumbuhan didaratan. Pergeseran menjadi anak benua itu, mengakibatkan makhluk
hidup yang dibawanya mengalami perubahan lingkungan hidup, misalnya iklim yang
berbeda menyebabkan hanya makhluk hidup yang tahan terhadap kondisi ini akan
tetap bertahan hidup dan menyesuaikan diri, sehingga tidak musnah. Jadi,
sejarah geologi ikut menentukan geografi kehidupan di bumi baik ditinjau dari
persamaan maupun perbedaan makhluk hidup.
5. Faktor Hambatan Persebaran
Kita
mengetahui bahwa makhluk hidup itu berkembangbiak, misalnya bagi makhluk yang
hidup di daratan, air merupakan hambatan (water barrier) sedangkan sebaliknya
bagi makhluk air, daratan merupakan hambatan (land barrier). Daratan yang
sempit juga dapat menjadi hambatan, misalnya Costarica di Amerika Tengah
merupakan hambatan berupa filter atau saringan Persebaran makhluk daratan Amerika
Utara dan Amerika Selatan. Selat Panama merupakan filter makhluk hidup di
Samudra Atlantik dan Pasifik. Sebaliknya, kepulauan dapat menjadi
jembatan penyebrangan antara Eurasia dan Australia.
BAB
III
PENUTUP
Penyebaran organisme dari suatu tempat ke tempat
lainnya melintasi berbagai faktor penghalang. Faktor-faktor penghalang ini
menjadi pengendali penyebaran organisme. Faktor penghalang yang utama adalah
iklim dan topografi. Selain itu, faktor penghalang reproduksi dan endemisme menjadi
pengendali penyebaran organisme.
Akibat dari hal tersebut di atas
maka di permukaan bumi ini terbentuk kelompok-kelompok hewan dan tumbuhan yang
menempati daerah yang berbeda-beda. Sebagai contoh bunga sakura tumbuh di
Jepang, bunga tulip di Belanda, kera bekantan hidup di Kalimantan, burung maleo
di Sulawesi dan Maluku. Sehingga tanaman dan hewan menjadi ciri khas pada suatu
daerah di belahan bumi.
Persebaran hewan dibagi menjadi 6 kawasan utama. Enam kawasan tersebut adalah kawasan Neartik, Paleartik, Ethiopia,
Oriental, Neotropik, dan Australia. Masing-masing daerah mempunyai ciri khas.
Kekhasan ini disebabkan oleh faktor geografis, cuaca, iklim, dan lain
sebagainya. Fauna yang ditemukan di daerah Paleartik dan Neartik adalah serupa,
sehingga para pakar sering menyebutnya sebagai daerah Holartik. Masing-masing
daerah biogeografi tersebut mencakup sebagian besar daratan benua. Antara
daerah yang satu dengan daerah yang lainnya dipisahkan oleh suatu sawar atau
rintangan.
DAFTAR
PUSTAKA
Rasmussen,
Pamela C. Anderton, John C. 2005. Birds of South Asia. The Ripley Guide. Volume
2. Barcelona: Lynx Edicions. pp. 313–314
Robson, C. 2004. A Field Guide to the Birds of Thailand. New Holland Press. p. 216
Turner, Angela K. Rose, Chris. 1989. A handbook to the swallows and martins of the world. Christopher Helm. pp. 230–232
Robson, C. 2004. A Field Guide to the Birds of Thailand. New Holland Press. p. 216
Turner, Angela K. Rose, Chris. 1989. A handbook to the swallows and martins of the world. Christopher Helm. pp. 230–232
Ngatin
Baseri, Sri. 1994. BIOLOGI 3B. Jakarta : tanpa penerbit.
Pratiwi,
dkk. 2000. BIOLOGI SMU Jilid 3. Jakarta : Erlangga.
Syamsuri,
Istamar, dkk. BIOLOGI 2000. Jakarta : Erlangga.
S,
Danang. 1999. LKS Kharisma BIOLOGI Kelas 3. Jakarta : CV. HK Mj. Solo.
Makalah Biogeografi
4/
5
Oleh
Unknown
1 komentar:
Dunia Yang Akan Mewujudkan Impian Anda,Kami Akan Memberikan solusi mengatasi masalah ekonomi anda.
ReplyHanya Dengan Bermodalkan Kepercayaan Dan Keyakinan/TOGEL YANG TERBAIK. Kami Hadir Untuk Menjalin Tali Silatuh Rahmi,Guna Untuk Membantu Para Masyarakat Di Muka Bumi Ini ,Dengan Segala Permasalahan Yang Ada,Karena Di Dalam Masyarakat Yang Kita Tahu Saat Sekarang Ini,Masih Banyak Masyarakat Yang Hidup Dibawah Garis Kemiskinan,Untuk Itu,Izinkan Saya Mbah Karwo Untuk Memberikan Solusi Terbaik Untuk Anda Yang Sangat Membutuhkan.Ada Berbagai Cara Untuk Membantu Mengatasi Masalah Perekonomian,Dengan Jalan ; 1,Melalui Angka Togel Jitu ; Supranatural 2,Pesugihan Serba Bisa 3,Pesugihan Uang Balik/Bank ghaib 4,Ilmu Pengasihan 5,DLL HANYA DENGAN BERMODALKAN KEPERCAYAAN DAN KEYAKINAN,INSYA ALLAH ITU SEMUANYA AKAN BERHASIL SESUAI DENGAN KEINGINAN ANDA... Dunia yang akan mewujudkan impian anda dalam sekejab dan menuntaskan masalah keuangan anda dalam waktu yang singkat. Mungkin tidak pernah terpikir dalam hidup kita untuk menyentuh hal hal seperti ini. Ketika terpikirkan kekuasaan, uang dalam genggaman, semua bisa dikendalikan sesuai keinginan kita.Semua bisa diselesaikan secara logika.Tapi akankah logika selalu bisa menyelesaikan masalah kita. Pesugihan Mbah Karwo Mbah memiliki ilmu supranatural yang bisa menghasilkan angka angka putaran togel yang sangat mengagumkan, ini sudah di buktikan member bahkan yang sudah merasakan kemenangan(berhasil), baik di indonesia maupun di luar negeri.. ritual khusus di laksanakan di tempat tertentu, hasil ritual bisa menghasilkan angka 2D,3D,4D,5D.6D. sesuai permintaan pasien.Mbah bisa menembus semua jenis putaran togel. baik itu SGP/HK/Malaysia/Sydnei, maupun putaran lainnya. Mbah Akan Membantu Anda Dengan Angka Ghoib Yang Sangat Mengagumkan "Kunci keberhasilan anda adalah harus optimis karena dengan optimis.. angka hasil ritual pasti berhasil !! BERGABUNGLAH DAN RAIH KEMENANGAN ANDA..! Tapi Ingat Kami Hanya Memberikan Angka Ritual Kami Hanya Kepada Anda Yang Benar-benar dengan sangat Membutuhkan Angka Ritual Kami .. Kunci Kami Anda Harus OPTIMIS Angka Bakal Tembus…Hanya dengan Sebuah Optimis Anda bisa Menang…!!! Apakah anda Termasuk dalam Kategori Ini 1. Di Lilit Hutang 2. Selalu kalah Dalam Bermain Togel 3. Barang berharga Anda Sudah Habis Buat Judi Togel 4. Anda Sudah ke mana-mana tapi tidak menghasilkan Solusi yang tepat Jangan Anda Putus Asa…Selama Mentari Masih Bersinar Masih Ada Harapan Untuk Hari Esok.Kami akan membantu anda semua dengan Angka Ritual Kami..Anda Cukup Mengganti Biaya Ritual Angka Nya Saja… Apabila Anda Ingin Mendapatkan Nomor Jitu 2D 3D 4D 6D Dari Mbah Karwo Selama Lima Kali Putaran,Silahkan Bergabung dengan Uang Pendaftaran Paket 2D Sebesar Rp. 300.000 Paket 3D Sebesar Rp. 500.000 Paket 4D Sebesar Rp. 700.000 Paket 6D Sebesar Rp. 1.500.000 dikirim Ke Rekening BRI.Atas Nama:No Rekening PENDAFTARAN MEMBER FORMAT PENDAFTARAN KETIK: Nama Anda#Kota Anda#Kabupaten#Togel SGP/HKG#DLL LALU kirim ke no HP : ( 0852-3162-7267 ) SILAHKAN HUBUNGI EYANG GURU:0852-3162-7267